Kamis, 19 Januari 2012

Obesitas Menurun dari Ayah ke Anak

Sejumlah penelitian mengatakan bahwa biasanya anak obesitas diturunkan dari ibu obesitas. Penelitian terbaru membuktikan bahwa ayah yang obesitas lebih mungkin memiliki anak obesitas.

Sebuah penelitian dari Australia, yang diterbitkan dalam International Journal of Obesity, melihat anak delapan dan sembilan tahun yang obesitas cenderung memiliki salah satu orang tua yang obesitas.

Laporan ini menemukan bahwa ayah yang obesitas, tetapi ibu yang sehat secara signifikan meningkatkan kemungkinan obesitas pada anak. Tapi, hal ini tidak berlaku sebaliknya.

Penelitian tersebut jelas melawan pendapat popular bahwa gaya hidup ibu terhadap makanan memiliki pengaruh yang lebih besar atas berat badan anak-anak mereka.

Sebelumnya, para ilmuwan telah percaya bahwa jenis kelamin keturunan yang mengalami obesitas sangat berhubungan dengan orang tua yang obesitas. Ibu yang obesitas dipercaya cenderung memiliki anak perempuan yang obesitas, sedangkan ayah yang obesitas cenderung memiliki anak laki-laki yang obesitas.

Penelitian ini dihasilkan dengan menganalisa 3.825 anak-anak. "Pesan dari penelitian ini adalah sangat penting bagi orang tua terutama ayah untuk menjaga pola makan agar menghasilkan generasi yang sehat," papar rekan peneliti Emily Freeman dari Universitas Newcastle.

Sayangnya, para peneliti belum berhasil menemukan korelasi hubungan ayah yang obesitas dengan anak yang obesitas. Namun menurut mereka, anak akan mencontoh gaya hidup ayahnya karena biasanya mereka menjadikan sosok ayah sebagai role model mereka.

Sumber: VivaNews

Sabtu, 14 Januari 2012

Studi: Stres Membuat Otak Menyusut

Bagi yang pernah merasakan, stres menyebabkan sejumlah keluhan, seperti sakit kepala dan gangguan tidur. Namun, tahukah Anda bahwa stres berkepanjangan akan mengecilkan ukuran otak?

Sebuah studi menunjukkan orang mengalami stres terus menerus dan tak dapat mengatasinya cenderung memiliki volume otak yang lebih kecil. "Stres terjadi saat hal buruk terjadi seperti perpisahan, kehilangan orang yang dicintai, atau dalam keadaan tertekan," ungkap neurobiolog Rajita Sinha, peneliti dari Universitas Yale, AS.

Stres ringan tidak akan membuat penyusutan pada sel abu-abu di kepala. Namun, perasaan tertekan dikombinasikan dengan pengalaman hidup buruk akan menyusutkan daerah abu-abu di bagian prefrontal cortex yang mengatur emosi dan pengendalian diri, tekanan darah dan gula darah.

Menurut para peneliti, penyusutan otak pada area frontal lobe merupakan tanda bahaya seseorang lebih rentan terkena penyakit kronis seperti tekanan darah tinggi serta gangguan kejiwaan. Stres juga memengaruhi fungsi otak saat individu belajar.

"Stres adalah bagian alami dalam kehidupan. Tapi stres akan menjadi masalah besar bila seseorang tak dapat mengatasinya. Studi membuktikan bahwa stres telah berkontribusi pada kenaikan penyakit kronis," kata Sinha seperti diberitakan MSNBC.

Tetapi studi tentang efek kumulatif stres pada otak orang yang sehat jarang, tulis tim Sinha dalam jurnal online Biological Psychiatry. Sinha berpesan, semakin baik seseorang mengatasi stres, kondisi otak akan semakin sehat.

Sumber: VivaNews

Kamis, 05 Januari 2012

Kaki Bengkak Penanda Gangguan Kesehatan

Berjalan jauh atau berdiri dalam waktu lama memang bisa membuat kaki menjadi bengkak. Namun, jika Anda tak banyak melakukan aktivitas dan kaki terasa membesar, apalagi disertai rasa nyeri, bisa jadi itu merupakan gejala gangguan kesehatan.

Kondisi kaki memang bisa menggambarkan kondisi kesehatan Anda. Saat mengalami bengkak pada kaki, dilansir dari healthmeup.com, kemungkinan Anda mengalami empat masalah berikut.

1. Komplikasi kehamilan

Bagi wanita hamil, mengalami pembengkakan pada kak memang hal normal. Tapi, pembengkakan yang berlebihan bisa jadi gejala preeklamsia. Yaitu, kondisi tekanan darah yang sangat tinggi pada ibu hamil, yang bisa membahayakan nyawa ibu dan janin.

Jika sedang hamil dan kaki membengkak parah, disertai dengan sakit perut, buang air kecil tidak teratur, mual dan sakit kepala, segera periksakan diri ke dokter.

2. Infeksi

Pergelangan atau kaki membengkak bisa juga merupakan gejala infeksi. Terutama, jika Anda memiliki penyakit diabetes atau masalah saraf lainnya.

Sepatu yang tidak pas, menyebabkan tekanan konstan pada titik tertentu pada kaki yang bisa memicu rasa sakit dan luka yang tak bisa disembuhkan. Jadi, pastikan sepatu atau sandal yang Anda gunakan tidak terlalu sempit.

3. Pembekuan darah

Ini terjadi di pembuluh darah dan dapat menghentikan aliran kembalinya darah ke bagian-bagian penting, seperti kaki dan jantung, dan menyebabkan kaki bengkak. Pembekuan darah dapat berada di permukaan atau di bagian terdalam seperti deep vein thrombosis.

4. Gangguan ginjal atau hati

Dokter, umumnya mengatakan bahwa jika pergelangan kaki membengkak pada larut malam, merupakan tanda tubuh mempertahankan garam atau masalah jantung sebelah kanan. Selain itu bisa juga menandakan ginjal tidak berfungsi dengan baik.

Sumber: VivaNews

Racun Lebah Bisa Bikin Awet Muda

Hingga saat ini botoks memang menjadi pilihan para selebritas dunia untuk tampil awet muda. Meski terbilang aman untuk menghilangkan kerutan-kerutan pada wajah, suntikan botoks juga membuat wajah terlihat kaku dan kehilangan garis ekspresi. Tak sedikit yang menyesal karena ekspresi wajah yang dihasilkan justru terlihat palsu.

Inilah yang mendasari beberapa penelitian untuk menemukan perawatan kecantikan yang alami namun memiliki khasiat yang luar biasa pada kulit wajah. Selama 12 tahun penelitian, akhirnya para peneliti menemukan formula unik.

Yaitu, memanfaatkan racun lebah yang mungkin dapat mengalahkan popularitas botoks. Doktor Sang Mi Han dari National Academy of Agricultural Sciences di Korea Selatan, percaya bahwa racun lebah mampu mengaktifkan produksi kolagen yang sangat penting bagi kelenturan kulit.

Tak hanya itu, menurut Dr. Sang, racun lebah juga mampu meningkatkan jumlah sel keratinosit, yang berfungsi sebagai penghalang faktor eksternal yang mampu merusak kulit seperti bakteri, kerusakan akibat sinar matahari, dan hilangnya kadar air dalam kulit.

Keratinosit adalah sel-sel di lapisan atas kulit yang dibutuhkan untuk menjaga kulit dari faktor-faktor penuaan. Namun, semakin bertambahnya usia, sel tersebut berkurang dan mengakibatkan menurunnya tingkat kelenturan kulit sehingga garis-garis halus mulai muncul di permukaan kulit. Racun lebah yang telah dimurnikan telah terbukti mampu meningkatkan jumlah sel keratinosit sehingga kulit tetap lentur.

"Saya telah melakukan penelitian dan uji klinis yang membuktikan bahwa racun lebah murni, dapat membantu pembentukan kolagen dan mencegah kerusakan kulit akibat sinar matahari," ujarnya dikutip Daily Mail.

Tapi, penggunaan kosmetik dengan formula racun lebah ini akan menghasilkan efek kesemutan pada kulit. Menurut Dr. Sang Mi Han, rasa kesemutan yang terasa pada kulit sesaat setelah menggunakan kosmetik tersebut disebabkan oleh adaptasi kulit terhadap racun lebah. Saat itu pula, produksi kolagen dan elastin dirangsang sehingga kulit terasa lebih lembut dan lentur.

Kosmetik dengan formula racun lebah ini telah menjadi rahasia dari beberapa pesohor dunia seperti Duchess of Cornwall Camilla yang telah menularkannya pada Kate Middleton. Tak hanya racun lebah, kosmetik yang mengandung zat aktif mirip racun ular pun diklaim ampuh mencegah tumbuhnya garis-garis halus dan kerutan di wajah. Tak ayal, banyak selebritas yang menggunakan kosmetik ini seperti Victoria Beckham.

Sumber: VivaNews

Tangan dan Kaki Dingin, Penyakit Mengintai

Saat udara dingin, tangan dan kaki seringkali terasa dingin. Hal ini normal, sebagai cara tubuh mempertahankan kehangatan dengan cara mengurangi sirkulasi darah.

Namun, ada beberapa gejala yang harus diwaspadai yang menandakan adanya masalah kesehatan serius. Beberapa gejala yang menandakan adanya gangguan saraf atau sirkulasi sehingga membutuhkan bantuan medis.
Seperti dimuat Shine, ini beberapa di antaranya:
1. Terus-menerus mengalami rasa dingin di tangan dan kaki
2. Perubahan warna kulit
3. Rasa kebas
4. Perasaan geli
5. Luka atau lecet
6. Kulit mengencang atau mengeras

Penyakit yang terkait dengan tangan dan kaki dingin 
Menurut Mayo Clinic, penyakit yang umum terkait dengan tangan yang terasa dingin adalah anemia, penyakit Buerger, diabetes, penyakit arteri perifer (PAD), penyakit Raynaud, dan skleroderma.

Semua penyakit ini dapat mengurangi sirkulasi darah secara signifikan.  Dalam buku berjudul 'The Body Signs' yang ditulis Joan Liebmann-Smith dan Jacqueline Nardi Egan, tangan dan kaki yang terasa dingin terus-menerus juga bisa jadi karena adanya reaksi obat tertentu seperti penghambat beta dan tiroid serta obat migrain.

Frostbite
Tangan dan kaki yang sangat dingin dapat menyebabkan radang dingin (frosbite). Saat tubuh berada di bawah suhu beku dalam waktu lama, jaringan kulit dapat membeku dan menyebabkan radang dingin. Radang dingin paling sering terjadi pada tangan dan kaki, hidung, serta telinga.

Bila mengalaminya, Anda akan menjadi mati rasa atau kesemutan, dan kulit akan seputih lilin dan sulit disentuh. Pada kasus yang parah, kulit bisa melepuh dan menghitam akibat sel-sel yang mati. Jika mengalaminya, segeralah ke rumah sakit untuk mendapat pertolongan darurat.
Untuk menjaga kehangatan tubuh selama udara dingin, disarankan menggunakan pakaian hangat seperti jaket, dan sarung tangan untuk membantu mempertahankan kehangatan tubuh. 

Sumber: VivaNews

Selasa, 03 Januari 2012

Studi Harvard: Susu Bukan Diet Sehat

Pusat Pendidikan dan Kesehatan Publik Harvard merilis hasil temuan penting kepada Departemen Pertanian (USDA) dan para ahli gizi mengenai 'Makanan Sehat' yang berisi panduan makan. Universitas ini merespon panduan makan terbaru versi USDA mengenai piramida makanan sehat.

Ahli gizi Harvard menyatakan bahwa panduan makanan yang dirilis universitas didasarkan pada penelitian gizi yang sehat. Dan yang lebih penting, tidak dipengaruhi industri makanan. Bukti terbesar dari penelitian adalah tidak adanya produk susu sebagai makanan sehat.

Para ahli Harvard juga menyebut bahwa, "asupan tinggi (susu) dapat meningkatkan risiko kanker prostat dan kemungkinan kanker ovarium," seperti dikutip World Healtiesh News.

Kadar lemak jenuh ditemukan paling tinggi terdapat dalam produk susu. Selain itu, ilmuwan menyebut sawi, bok choy, susu kedelai, dan kacang panggang adalah pilihan lebih aman daripada susu untuk memperoleh kalsium, yang setara dengan suplemen berkualitas tinggi.

Universitas Harvard juga mempromosikan konsumsi sayuran dan buah-buahan, serta pilihan protein sehat seperti ikan, serta kacang-kacangan.

Sumber: VivaNews

Olahraga Bikin Otak Anak Makin Encer

Ingin anak Anda cerdas? Jangan hanya menyuruh mereka duduk di meja belajar dan membaca. Sesekali ajak mereka berolahraga bersama, olahraga berkelompok mungkin akan lebih baik.

Sebuah penelitian menunjukkan bahwa aktivitas fisik dapat meningkatkan prestasi akademis anak dan remaja.

Seperti dilansir dari Daily Mail, para ilmuwan dari Belanda mengumpulkan data dari 14 penelitian dengan jumlah responden dari 12 hingga 53 ribu anak berusia 6 tahun hingga 18 tahun.

"Menurut hasil penelitian terbaik, kami menemukan bukti kuat adanya hubungan positif aktivitas fisik dengan peningkatan akademis anak," ujar penulis penelitian Dr Amika Singh dari Universitas Vrije di Amsterdam, pada jurnal Archives of Paediatrics & Adolescent Medicine.

Menurutnya, aktivitas fisik membantu kemampuan mental dengan meningkatkan aliran darah dan oksigen ke otak sehingga stres akan berkurang dan suasana hati akan meningkat.

Olahraga juga akan meningkatkan faktor pertumbuhan yang membantu menghasilkan sel saraf baru dan membantu menghubungkan kembali neuron.

Karena penelitian dengan kualitas metodologi tinggi yang menghubungkan antara aktivitas fisik dengan kinerja akademik sedikit, "penelitian berkualitas tinggi dibutuhkan untuk mengetahui dosis respon antara aktivitas fisik dengan prestasi akademis sehingga dibutuhkan instrumen pengukuran yang valid dan diakui untuk menilai hubungan ini," paparnya.

Sumber: VivaNews